Selasa, 25 Desember 2012

7 Tips Menjaga Kesehatan Mata

Tahukah Anda bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 180 juta orang di dunia yang memiliki gangguan penglihatan, dan sekitar 40-45 juta di antaranya buta? Setidaknya 7 juta orang di dunia menjadi buta setiap tahun. Tragisnya, sebanyak 80% kasus kebutaan dan kehilangan penglihatan yang serius sebenarnya bisa dihindari.
Oleh karena itu, jangan anggap enteng kesehatan mata Anda. Lindungilah mata dan penglihatan Anda dengan tujuh tips berikut:


1. Berhenti merokok

Anda pasti sudah tahu bahwa merokok merugikan kesehatan. Namun, mungkin Anda belum tahu bahwa ada kaitan langsung antara merokok dan masalah mata. Jika Anda perokok, Anda berpeluang mengembangkan sejumlah penyakit mata seperti katarakdegenerasi makula, sindrom mata kering dan kerusakan saraf optik. Jika Anda sudah mencoba untuk berhenti merokok sebelumnya dan gagal, cobalah lagi. Studi menunjukkan bahwa semakin banyak Anda mencoba untuk berhenti merokok, semakin besar peluang keberhasilan Anda.

2. Kendalikan tekanan darah dan gula darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak diobati dapat memengaruhi penglihatan dan bahkan menyebabkan retinopati hipertensif, yaitu kerusakan retina karena tekanan darah yang terlalu kuat. Retina adalah lapisan jaringan di bagian belakang mata. Kerusakan retina menyebabkan penglihatan terganggu.
Diabetes adalah salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa. Glukosa darah yang tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan retinopati diabetik dan komplikasi mata lain seperti glaukoma dan katarak. Bila Anda memiliki diabetes, sangat dianjurkan bagi Anda untuk makan makanan yang sehat, memeriksa gula darah secara berkala dan meminum obat atau mengambil suntikan insulin sesuai instruksi dokter.

3. Dapatkan nutrisi terbaik untuk mata

Lindungi mata Anda dengan makanan di piring Anda. Makanlah makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dapat melindungi dan memperbaiki sel-sel mata dan sel-sel tubuh secara keseluruhan dari kerusakan oleh radikal bebas. Buah dan sayuran berwarna-warni cenderung kaya akan antioksidan.
Selain antioksidan, vitamin A secara khusus sangat diperlukan untuk pemeliharaan kesehatan mata. Vitamin A mendukung produksi rhodopsin yang merupakan pigmen mata yang sangat sensitif terhadap cahaya dan digunakan untuk melihat dalam kondisi pencahayaan yang buruk. Kekurangan vitamin A akan menyebabkan penyakit yang disebut rabun senja (jawa: kotok ayam) di mana seseorang tidak bisa melihat di cahaya remang-remang. Wortel adalah sumber utama pro-vitamin A.

4. Lindungi mata dari sinar matahari

Paparan sinar matahari terus-menerus dapat menyebabkan katarak dan degenerasi makula. Hal ini karena sinar ultraviolet (UV) dari matahari menembus retina sehingga menyebabkan kerusakan mata. Untuk mencegah sinar UV yang berbahaya, pakailah kaca mata hitam yang dirancang khusus untuk melindungi mata jika Anda berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Kacamata tersebut umumnya memberikan perlindungan UV hingga 99% atau 100%.

5. Gunakan pelindung mata

Jika Anda bekerja dengan bahan berbahaya, pakailah kacamata pelindung yang dapat melindungi mata Anda dari cedera, kerusakan, dan kebutaan. Kenakan kacamata atau helm berkaca ketika Anda mengendarai sepeda motor. Olahraga tertentu seperti tenis, hoki dan berenang juga dapat berisiko mencederai atau merusak mata. Pakailah pelindung mata seperti helm dan kacamata olahraga untuk melindungi Anda.

6. Lakukan kebiasaan yang baik untuk mata

Meskipun masalah mata umumnya berhubungan dengan kerusakan atau penuaan, masalah mata juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk. Berfokus pada jarak yang tetap dalam waktu lama, seperti menatap layar komputer atau membaca selama berjam-jam, adalah salah satunya. Otot-otot mata Anda akan terkunci pada posisi yang tetap sehingga kehilangan fleksibilitas, benda-benda yang sangat dekat atau sangat jauh menjadi terlihat kabur. Ambillah jeda istirahat dan alihkan pandangan Anda pada benda-benda yang jauh untuk membantu mencegah masalah ini. Latihan mata secara teratur juga dapat membantu memulihkan dan mencegah masalah penglihatan di masa depan. Contoh latihan mata ini adalah berselang-seling berfokus pada objek yang jauh dan dekat, serta berfokus pada objek yang sama dengan sudut berbeda-beda.

7. Kunjungi dokter mata Anda.

Kunjungilah dokter mata untuk memantau kesehatan mata Anda sebelum masalahnya timbul. Kunjungan ke dokter mata untuk pemeriksaan rutin bisa dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali, lebih sering jika Anda memakai kacamata atau lensa kontak. Segeralah mengunjungi dokter mata jika Anda mengalami infeksi mata atau gejala seperti penglihatan berkurang, penglihatan kabur, mata nyeri/kemerahan dan gatal-gatal di sekitar mata atau kelopak mata karena infeksi atau penyakit mata kronis yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen atau kebutaan.

Selasa, 18 Desember 2012

Cara Mengobati Ambein/wasir


Ambeien atau disebut juga wasir adalah gejala akibat peleberan pembuluh darah vena didaerah sekitar anus. Ambeien sendiri masih dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu ambeien internal dan eksternal. Untuk wasir
 eksternal, letaknya berada diluar lubang anus. Sedangkan wasir internel, letaknya berada disekitar rektum dan wasir jenis ini sewaktu-waktu dapat berubah menjadi wasir eksternal jika pembengkakannya terlalu parah. Kedua-duanya, sama-sama sangat menyiksa dan menderita bagi para penderitanya.

Cara Mengobati Ambeien

Berendam dengan air hangat, selain dapat mengurangi pembengkakan juga dapat membunuh bakteri yang terdapat pada bagian anus.

Mengoleskan krim anusol didaerah anus, biasanya krim ini bisa didapatkan di apotik-apotik terdekat.

Operasi, ini merupakan solusi terakhir jika ambien atau wasir anda tak kunjung sembuh melalui berbagai macam pengobatan. Tapi, anda harus menyediakan uang yang lebih besar untuk pengobatan ini. Konsultasikan dahulu dengan dokter ahli spesialis.

Cara Mencegah Ambeien
Untuk mencegah ambeien / wasir dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti:


Mengkonsumsi makanan berserat, makanan berserat banyak terdapat pada sayur-sayuran dan buah-buahan serta juga rumput laut.

Minum air yang cukup, air yang cukup dalam tubuh anda dapat membantu pencernaan dalam mencerna.

Jangan duduk terlalu lama, apabila anda memang harus duduk untuk waktu yang lama karena sebuah tuntutan, maka anda dapat menyiasatinya dengan beristirahat 2 jam sekali selama 15 menit. Selain itu, pastikan tempat duduk kursi anda harus dalam keadaan keras.

Jangan mengejan, usahakan untuk jangan mengejan terlalu kuat saat BAB, untuk menyiasatinya usahakan untuk jangan menahan buang air besar karena dapat mebuat feses anda mengeras.



Makanan

Semakin banyak seseorang mengeluarkan kotoran maka semakin bagus (sehat), kenapa? Karena artinya orang tsb banyak mengkonsumsi makanan mengandung serat. Mengapa begitu? Karena semakin banyak kita mengkonsumsi makanan yang mengandung serat, 
volume kotoran semakin besar. Dijelaskan bahwa makanan berserat ini memiliki efek mencegah sembelit, kegemukan, radang usus besar, diabetes, dan penyakit lainnya.

Tinja atau feses atau dalam bahasa kasarnya disebut tahi adalah produk buangan saluran pencernaan hewan yang dikeluarkan melalui anus atau kloaka.

Serat adalah unsur yang terkandung dalam bahan makanan nabati yang tidak terurai ketika melewati usus kecil dan sebagai sumber energi, serta berperan dalam membersihkan segala macam bahan buangan yang ada dalam tubuh. Ada serat yang larut dalam air dan serat yang tidak larut dalam air. Yang larut dalam air yaitu seperti yang terkandung dalam apel dan rumput laut yang mempunyai efek pencegahan dan penyembuhan penyakit orang dewasa. Serat yang tidak larut dalam air adalah bahan dasar selulosa, lignin dan lain-lain yang membantu mencegah sembelit dan pergerakan usus.

Bahan makanan yang mengandung serat adalah biji-bijian, buah, sayuran, jamur, kacang-kacangan dan sebagainya.



Tips Agar Cepat Sembuh Saat Sakit


Saat anda sakit, usahakan makan seperti biasa kalau perlu dipaksa. Ini berguna untuk menstabilkan kondisi tubuh anda. Karena kita tahu, dengan kita tidak makan saat sakit maka sejatinya akan menambah para
h rasa sakit tersebut.

Saat anda sakit, usahakan minum air putih secukupnya. Ini berguna agar kita tidak kekurangan cairan saat sakit. Air putih juga sangat baik untuk tubuh kita. Karena tubuh kita sangat memerlukan air putih dalam jumlah yang cukup.

Jadi jika anda sakit, minum obat merupakan cara paling efektif agar cepat sembuh di sertai dengan makan yang cukup dan minum air putih yang cukup agar sakit anda cepat sembuh.

Ikuti saran dokter. Dan berdoa serta bersabar

Cara Alami Mengatasi Gusi Bengkak


1. Berkumur dengan air garam yang hangat

Berkumur dengan air hangat dapat membatu mengurangi rasa sakit baik di gusi maupun tenggorokan. Bantuan ini hanya dapat mengurangi rasa sakit selama beberapa jam s
aja, sehingga Anda harus berkumur lagi jika gusi kembali terasa sakit.

Campurkan garam dalam air hangat karena garam merupakan zat yang paling umum digunakan untuk berkumur. Setelah berkumur dengan air garam, selalu bilas mulut dengan air segar.

2. Gunakan obat kumur alami buatan sendiri

Anda dapat mempersiapkan obat kumur sendiri di rumah untuk mengobati sakit gusi. Gunakan air dengan campuran hidrogen peroksida atau baking soda untuk obat kumur alami.

Berkumur dengan campuran ini dapat mencegah sakit gusi. Lakukan beberapa kali sehari untuk mencegah produksi dan penyebaran bakteri dalam mulut.

3. Minum lebih banyak air

Minumlah air dalam jumlah yang lebih banyak agar mulut dapat memproduksi air liur lebih banyak juga. Selain berfungsi dalam hal pencernaan, air liur dapat berfungsi membunuh bakteri dalam mulut.

Air minum juga akan membersihkan mulut dari bakteri dengan sendirinya. Jadi, sering-seringlah minum air ketika gusi sedang sakit.

4. Memijat gusi

Coklat hitam atau kapsul vitamin E dapat digunakan untuk memijat untuk meringankan sakit gusi. Pijatlah gusi yang sakit dengan menggunakan jari telunjuk yang bersih.

Gosoklah gusi dengan gerakan melingkar dari awal garis gusi. Dengan memberikan pijatan pada gusi, sirkulasi darah akan meningkat dan dapat membantu dalam penyembuhan.

5. Modifikasi diet

Cegah rasa sakit pada gusi dengan menghindari makan makanan yang menempel pada gusi dan dapat membangun plak, seperti roti putih. Sebaliknya pilihlah makanan yang mengandung vitamin C tinggi, seperti sayuran segar dan buah-buahan.

Perubahan dalam diet alami dapat menenangkan gusi, apalagi jika mengandung banyak vitamin yang baik untuk penyembuhan dan kesehatan gizi.

6. Menyikat gigi secara teratur

Gunakan sikat berbulu sedang untuk menyikat gigi secara teratur dua kali sehari. Menjaga kebersihan gigi dn mulut dapat meningkatkan kesehatan gusi.

7. Menerapkan minyak cengkeh

Minyak cengkeh adalah obat-obatan tradisional yang populer untuk mengobati infeksi gusi. Terapkan pada gusi yang bengkak dengan sedikit lada hitam untuk membantu meredakannya.

Tanaman Kumis Kucing


Tanaman Kumis Kucing Sebagai Obat Alternatif

Kumis kucing Untuk mengobati infeksi ginjal dan hipertensi:
30 gram kumis kucing cuci segar, beri daun dan rumput ramuan ular lidah. Rebus itu semua dalam tiga gelas air sampai hanya tersisa sat
u cangkir. Setelah dingin, saring airnya lalu diminum setengah cangkir dua kali sehari.

Kumis kucing Bagi Penderita infeksi saluran kencing, sering buang air kecil penyakit yang dapat dicoba penyembuhan dengan daun kumis kucing, meniran, dan akar alang-alang. 30 gram masing-masing dan kemudian dicuci bersih. Bahan-bahan tersebut kemudian dipotong seperlunya lalu direbus dalam tiga gelas air sampai hanya tersisa setengah. Setelah dingin, airnya lalu diminum setengah gelas masing-masing tiga kali sehari.

Kumis kucing untuk mengobati batu kemih
90 gram kumis kucing dicuci lalu direbus dalam satu liter air sampai mendidih dan tersisa 750cc. Setelah dingin, minum sebanyak tiga kali sehari masing-masing sepertiga bagian. Minum ramuan ini hingga penyakit sembuh.

Pendidikan Jasmani dalam Pendidikan Jerman


A.    Latar Belakang Masalah
Selama beberapa dekade pendidikan jasmani di Jerman sejajar dengan politik bangsa. Jahn adalah pertama dan terutama seorang nasionalis Jerman, juara liberalisme, pembela dari orang biasa. Dia berkampanye penuh semangat untuk menyatukan Jerman dan menanamkan kebencian tentang segala sesuatu yang bersifat asing. Dia dihormati sebagai ayah dari senam Jerman dan dari masyarakat Turner, tetapi sebenarnya ia bukan pendidik fisik dalam arti profesional. Dia mempublikasikan salah satu buku tentang pendidikan jasmani pada tahun 1816, Senam Jerman, (Die Deutsche Turnkunst). Tetapi untuk Jahn, "pendidikan jasmani itu bukan tujuan. Itu adalah sarana untuk akhir nasional" Karena penggabungan awal dengan liberalisme maka pendidikan jasmani pada umumnya ditekan setelah Perang Pembebasan sampai 1840-an.
Pada saat ini Adolph Spiess (1810-1858) diselenggarakan senam untuk digunakan di sekolah dan mengadopsinya sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan. Di dalamnya terdapat dua volume yaitu, Sistem Senam (Die Lehre der Turnkunst) dan Manual Senam untuk Sekolah (Turnbuch bulu Schulen), terbentuk dasar untuk standar pendidikan jasmani di sekolah Jerman. Kemudian, Hugo Rothstein (1810-1865), seorang kontemporer Spiess, memperkenalkan sistem senam Ling Swedia dan berusaha untuk menerapkan pada tentara dan sekolah-sekolah. Setelah tahun 1870 dan sampai Perang Dunia I, sistem Spiess dan Rothstein menyatu dan membentuk program pendidikan jasmani sekolah Jerman.
Tokoh pendidikan jasmani dan olahraga Jerman di abad kedua puluh yang tidak diragukan lagi adalah Carl Diem (1882-1962). Dia diasumsikan memimpin perkembangan gerakan olahraga ketika dia mulai aktif pada Komite Olimpiade Jerman pada tahun 1906. Dia adalah tokoh kunci dalam upaya untuk mencapai perdamaian antara Turner dan penggemar olahraga sebelum Perang Dunia pertama. Diem mengepalai komisi yang mengunjungi Amerika Serikat pada tahun 1913 dan kembali dengan banyak ide untuk meningkatkan program Jerman dan praktek. Dia meresmikan Badge Sport Jerman pada tahun 1913 berdasarkan pada tes kemampuan Swedia, dan 2,3 juta Jerman menerima penghargaan ini yang didambakan selama hidupnya. Para institusi pendidikan guru yang terkenal, Deutsche Hochschule fiir Leibesfibungen, dimulai di Berlin pada tahun 1920, adalah gagasan, dan ia menjabat sebagai wakil presiden sampai sekolah itu diambil alih oleh kaum Sosialis Nasional pada tahun 1933. Diem berperan penting dalam pembukaan kembali Sporthochschule di Cologne pada tahun 1947, yang menyediakan kebutuhan dan pemimpin berkualitas baik untuk periode pembangunan yang sulit. Organisasi ahli dari Olimpiade 1936 di Berlin adalah tanggung jawabnya dan, sebagai bagian dari permainan, ia dikandung Youth Camp yang tiga puluh siswa pendidikan jasmani diundang dari setiap negara peserta. Pengaruh dan kerja yang dibatasi oleh Nazi setelah tahun 1936, sehingga ia mulai penggalian di Olympia di Yunani yang akhirnya selesai pada tahun 1961. Di antara banyak tulisannya adalah pekerjaan, komprehensif Sejarah Dunia Olahraga dan Pendidikan Jasmani (Olahraga dan Weltgeschichte des der Leibeserziehung), diterbitkan pada 1960. Nama Carl Diem harus berdiri di eselon atas pemimpin besar dalam olahraga dan pendidikan jasmani dari semua negara dan untuk semua usia.

PEMBAHASAN

A.    Tujuan Pendidikan Jerman
Selama abad kesembilan belas, SD Jerman berusaha untuk menghasilkan melek, tunduk, takut akan Allah warga yang akan setia kepada pemerintah otokrasi. Massa dilatih untuk secara ekonomis efisien dalam panggilan mereka yang sederhana dan baik-puas dengan posisi mereka dalam kehidupan. Sekolah-sekolah menengah murni intelektual, dengan standar mereka menuntut dan kaku, sebagian besar tidak dapat diakses oleh masyarakat umum. Selama Republik Weimar upaya dilakukan untuk mengubah sekolah-sekolah Jerman ke lembaga yang lebih demokratis dan liberal. Di sekolah-sekolah dasar, setidaknya, pengakuan agak lebih diberikan kepada kebebasan dan individualisme. Konstitusi Weimar menyatakan bahwa tujuan sekolah adalah "untuk menyediakan muda dengan pendidikan moral, rasa tanggung jawab kepada negara, efisiensi individu dan profesional dalam semangat kebangsaan Jerman dan rekonsiliasi internasional." Ketika Sosialis Nasional berkuasa, sekolah-sekolah menjadi lembaga indoktrinasi politik yang mengubah anak laki-laki dan perempuan ke dalam pola yang diinginkan oleh pihak Nazi. Menciptakan kehidupan kebugaran fisik untuk pertanian, pabrik, dan militer diberikan diutamakan dari perkembangan intelektual.

B.     Tujuan Pendidikan Jasmani Jerman
            Setelah kekalahan Jerman oleh kekuatan Napoleon, filusuf Fichte membangkitkan cita-cita kebebasan dan kemerdekaan dalam pikiran orang-orang Jerman yang lemah dan demoralisasi. Dia mendesak para pemimpin untuk membangun pendidikan sebagai sarana untuk menyelamatkan bangsa. Dia menekankan bahwa pendidikan fisik harus diberikan perhatian serta studi intelektual karena pelatihan seperti itu sangat diperlukan untuk memulihkan sebuah bangsa dan mempertahankan kemerdekaannya.
            Kebebasan Jerman dan limpahan kekuatan atas para pemuda dari negara dan oleh karena itu tujuan tertinggi dari pendidikan jasmani adalah untuk mengembangkan warga negara yang memiliki cinta yang kokoh untuk tanah air mereka dan seluruh kekuatan yang diperlukan untuk membuang aturan penindas. Tidak seperti kebanyakan pemimpin dengan aspirasi militeristik, Jahn mendukung daripada menghancurkan semangat individualisme. Gerakan Turner menghirup kebebasan. Motto yang diciptakan Jahn, "Frisch, Frei, frohlich, Fromm," berkonotasi "berani, bebas, gembira, dan alim" Untuk pertama kalinya orang biasa didorong untuk berpartisipasi dalam gerakan populer. Pria tetap sehat secara fisik dengan gagasan tidak hanya untuk mengamankan kebebasan untuk bangsa mereka, tetapi juga kebebasan pribadi yang lebih besar, dan hak-hak lebih untuk orang banyak. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendidikan jasmani harus lebih luas daripada militeristik di lingkungan.
            Sebelum awal abad kedua puluh, ketidakpuasan sedang dinyatakan dengan filsafat pendidikan yang berlaku dan beberapa pemimpin yang menuntut evaluasi ulang tujuan pendidikan jasmani. Kritikus menuduh bahwa sedikit atau tidak ada yang diberikan kepada teori-teori pendidikan baru untuk membuat anak pusat dari proses pendidikan, bahwa subjek intelek dan disiplin mendominasi pemikiran para pendidik, bahwa sekolah-sekolah tidak fleksibel untuk ide-ide baru dan diliputi oleh semangat militer, dan bahwa kota yang kondisi tekanannya padat dan kehidupan industri menuntut kesehatan yang lebih baik dan perencanaan rekreasi.
            Setelah Perang Dunia I, di bawah Republik Weimar, pendidikan jasmani tidak didominasi oleh tujuan militeristik dan nasionalistik. Sebaliknya mencolok, tujuan diarahkan untuk memulihkan kesehatan masyarakat, menyediakan mereka dengan rekreasi, dan menanamkan cita-cita hidup demokratis. Sebagai akibat dari perang, tubuh regenerasi menjadi pertimbangan penting dalam rehabilitasi bangsa. Kondisi pascaperang juga menekankan perlunya untuk rekreasi sebagai sarana untuk melepaskan ketegangan warga lelah, memeriksa kerusakan moral generasi muda putus asa, dan mencegah pengangguran beralih ke anarki.
Ketika Sosialis Nasional berkuasa, mereka cepat mendirikan keunggulan dari negara atas individu dan jelas mengidentifikasi semua tujuan yang mencakup militer nasionalistik pendidikan jasmani. Dalam rangka untuk membangun sebuah mesin perang yang efisien, Nazi bersikeras bahwa semua kelas sosial harus menghormati pekerjaan yang dilakukan di pabrik-pabrik dan ladang dan bangga dalam memiliki tubuh yang mampu melakukan kerja seperti itu. Hitler menetapkan sifat dari sekolah yang ia inginkan. "Negara harus membangun ras pekerjaan pendidikan keseluruhan dalam contoh pertama tidak pada pemompaan dalam pengetahuan kosong tetapi pada pengembangan tubuh yang sehat." Untuk Nazi, seorang anak yang lemah secara keadaan badan dianggap sebagai kekurangan negara; pemuda yang kuat, aset. Reich Ketiga menuntut aset.
Dalam istilah kuat Nazi mengecam pengembangan individu, kepribadian sebagai tujuan pendidikan yang akan membahayakan kesejahteraan bangsa. Kaum Sosialis Nasional percaya pada "berpusat pada bangsa" daripada "berpusat pada anak" school. prinsip ini adalah menekankan dalam sebuah dekrit yang menyatakan bahwa "pendidikan jasmani dan olahraga tidak untuk dinikmati orang pribadi...; latihan fisik lebih merupakan bagian penting dari kehidupan nasional dan elemen fundamental dari sistem pendidikan nasional pendidikan fisik dan olahraga harus dicabut semua individualisme dan harus menjadi negara kesatuan.
liburan.
            SENAM SEKOLAH: Ada sedikit gejolak untuk senam sekolah di Prusia sampai 1836 ketika orang-orang medis mulai untuk membuat permohonan yang kuat untuk pekerjaan tersebut. Sebuah artikel oleh Dr Karl Lorinser berjudul "Pada Perlindungan Kesehatan di Sekolah-Sekolah" diisi pejabat dengan pelatihan kecerdasan dengan mengorbankan keseimbangan emosional dan kebugaran fisik remaja, sehingga membahayakan kekuatan nasional. Sebuah dekrit tahun 1842 instruksi pendidikan resmi diakui fisik sebagai fungsi negara dan menteri memerintahkan dua tahun kemudian diformulakan pembentukan gimnasium sekolah dan kelas pendidikan jasmani sukarela untuk sekolah menengah dan perguruan tinggi laki-laki pelatihan guru.
            Senam sekolah Jerman (Schulturnen) berhutang khas mereka dan program berharga  pada Spiess dan para pengikutnya. Meskipun sebagian besar karyanya dilakukan di Swiss dan Hesse, pengaruhnya diperluas ke semua negara Jerman. Spiess menikmati gelar "pendiri sekolah senam dan senam untuk perempuan pada khususnya." Sebagai seorang pria muda di Swiss, ia telah bereksperimen dengan mengintegrasikan pendidikan jasmani ke dalam kurikulum reguler. Dia diberikan dorongan besar oleh kepala sekolah, Friedrich Froebel. Sebagai hasil dari upaya perintis nya, Spiess ditawari posisi di Grand Duchy dari Hesse pada tahun 1848. Pihak berwenang meminta agar dia mengatur kelas, jumlah yang diperlukan melatih guru, dan mengawasi pengoperasian program. Dengan 1852, Spiess telah membuka gimnasium baru di Hesse, 100 sampai 60 kaki, dikelilingi oleh Turnplatz ganda. Kedua fasilitas indoor dan outdoor dibangun agar kelas tidak akan terganggu karena cuaca atau musim. Gimnasium dalam ruangan adalah yang pertama dari jenisnya di Jerman dan dapat dibagi menjadi dua ruangan dengan partisi bergerak. Gimnasium baru menarik pengunjung dari kota-kota Jerman banyak dan dalam beberapa tahun sistem Spiess dibawa ke seluruh bagian tanah air.
            PELATIHAN GURU: Program pelatihan guru di Jerman mungkin telah dimulai pada tahun 1815 ketika Jahn mencoba untuk melatih beberapa pemimpin, tetapi untuk sebagian besar murid-muridnya laki-laki tidak sekolah. Massmann menyelenggarakan Pelatihan Sekolah Pusat untuk Guru Senam pada tahun 1848 yang menawarkan kursus tiga bulan, tapi gagal dalam waktu dua tahun. Lembaga Senam Kerajaan Tengah didirikan pada tahun 1851 di bawah arahan Rothstein bertemu dengan keberhasilan yang lebih besar. Pada awalnya, Institut terdiri dari dua divisi, militer dan sipil, namun kemudian mereka menjadi benar-benar terpisah. Sekolah sipil pindah ke tempat baru dan berganti nama, akhirnya dikenal sebagai Landesturnanstalt. 
OLAHRAGA DAN GERAKAN PLAYGROUND: Segera setelah Franco
Prusia, olahraga pertama kali diperkenalkan ke Jerman dari Inggris. Agustus Hermann, seorang guru di Brunswick, membawa bola dari Inggris dan mulai rugby di 1874. Kriket dimulai dua tahun kemudian dan tahun 1900, berkat upaya siswa bahasa Inggris, pengusaha, dan pejabat, beberapa orang Jerman juga menikmati mendayung, trek dan lapangan , tenis, sepak bola, dan olahraga lainnya. Hanya sedikit sekolah pada tingkat menengah mulai menyediakan waktu untuk partisipasi olahraga mirip dengan rencana sekolah-sekolah umum Inggris. 
            Gerakan olahraga diperdebatkan oleh masyarakat Turner yang juga menentang partisipasi Jerman di Olimpiade. Para Turner menekankan partisipasi massa dan nasionalisme; para pendukung olahraga, tingkat keterampilan tinggi dan kompetisi internasional. Carl Diem mencoba untuk mendamaikan dua kelompok dan mengusulkan Leibesubungen kata untuk mencakup kedua belah pihak. Setelah Olimpiade 1912, Diem mengepalai komisi untuk mengunjungi Amerika Serikat dan mengamati sifat pendidikan jasmani Amerika. Komisi menganjurkan untuk menjalankan permainan, penggunaan kontes atletik yang melibatkan kekuatan, nilai individualitas, spesialisasi dalam olahraga untuk mempromosikan preferensi pribadi, dan membangun taman bermain. Mereka juga membawa kembali pelatih untuk melatih atlet Jerman untuk Olimpiade 1916 yang dijadwalkan untuk Berlin tetapi dibatalkan oleh perang.
C.     Program Pendidikan Jasmani Jerman
            Jahn, pemimpin awal pendidikan jasmani jerman, membuat banyak kontribusi untuk program di bidang tersebut. Berpartisipasi dalam kegiatan mendasar dalam pengaturan nasional pertimbangan dasar dari program Jahn itu. Ketika dia menemani siswa pada kunjungan ke negara itu, ia mendorong kegiatan spontan menuntut gerakan otot besar, seperti berlari, melompat, berjalan, lompat, melempar, memanjat, angkat berat, gulat, berenang, dan dan aksi pada peralatan. Untuk mengajar anak-anak untuk bekerja sama Jahn dimasukkan menarik, game populer seperti "perampok dan wisatawan." sebagai pemuda tramped bersama, Jahn memimpin mereka dalam lagu-lagu patriotik, cerita terkait dari sejarah Jerman, mendesak mereka untuk bekerja untuk masa depan Tanah, dan tekun dipelihara adalah keinginan mereka untuk kebebasan. selama bulan-bulan musim dingin, beberapa latihan dalam ruangan itu terus terjadi, terutama anggar dengan pedang cahaya dan menembak panah pada sasaran. lebih dari setengah buku jahn adalah dikhususkan untuk latihan senam. jahn mengakui nilai permainan tetapi merasa mereka harus memerlukan gerak yang cukup untuk membuat tubuh aktif dan kuat. dia menyarankan:
Bermain senam yang baik seharusnya tidak memerlukan persiapan terlalu besar dan luas; harus mudah untuk dipahami, namun didasarkan pada aturan tertentu dan prinsip; seharusnya tidak seluruhnya, atau sebagian besar, tergantung pada kesempatan; harus menempati jumlah cukup besar, seharusnya tidak memerlukan terlalu besar ruang tidak sesuai dengan jumlah pemain, seharusnya tidak memerlukan penonton yang menganggur di; tetapi sebaliknya, masing-masing harus diduduki, melainkan harus membeli proporsi wajar tenaga kerja dan istirahat; itu ia tidak harus seragam dan tanpa variasi; itu harus membutuhkan pemain aktif dan cekatan, agar bermain baik, itu harus menjadi alam seperti yang selalu dimainkan dengan semangat

            Ketika pendidikan jasmani secara bertahap diperkenalkan ke dalam kurikulum sekolah, sistem senam dari Spiess diadopsi. Meskipun pemimpin pendidikan sebelumnya telah mengantisipasi banyak kegiatan yang ia gunakan, Model Spiess diadaptasi ke dalam sistem yang disesuaikan dengan perkembangan anak.Top of Form Dia juga merancang beberapa latihan baru dan alat yang lebih cocok untuk anak-anak dan gadis. Menggantung papan jungkat-jungkit, berjalan panggung raksasa, ayunan, rel tangga mendaki miniatur dan kutub adalah fitur dalam karyanya.
D.    Metode Pendidikan Jasmani Jerman
            Jahn, liberal dalam berpikir dan bertindak, merupakan musuh sistem, formalitas yang kaku, dan program mekanis. Kebebasan bertindak adalah aturan di tempat bermain itu. Anak laki-laki menghadiri karena mereka menikmati latihan dan permainan, tidak ada metode wajib dipekerjakan. Dengan kepribadian antusias dan hadiah langka untuk kepemimpinan, Jahn terus bekerja dengan bervariasi, hidup, dan menarik.
            Formalitas yang lebih besar dan organisasi muncul sebagai siswa lebih berpartisipasi dalam kegiatan, namun Jahn tetap teguh dalam keyakinannya bahwa prosedur tidak harus menjadi mekanik dan kaku. Ketika pesenam dilaporkan ke Turnplatz, mereka biasanya mulai dengan latihan setiap pilihan, kemudian, setelah periode istirahat sejenak, mereka dikelompokkan dalam regu menurut umur. Di hari kemudian, rekan kerja Jahn itu latihan sistematis sebagai panduan bagi instruktur. Setiap pemimpin pasukan (Vorturner) menunjukkan pelaksanaan yang tepat dari gerakan, memberikan dorongan kepada para pemula, hati-hati mengamati developement kelompoknya, dan menyimpan catatan kehadiran dan kemampuan. Jahn merekomendasikan bahwa anak-anak harus diklasifikasikan dalam kelompok menurut umur, ukuran dan kemampuan.
            Spiess memiliki metodologi yang berbeda. Dia percaya agar yang penting untuk mengajar yang baik. Mencari untuk merancang jenis pelatihan yang lebih sistematis, Spiess terakhir massa bahan senam, ditabulasi berbagai posisi dan gerakan dicapai pada batang tubuh dan tungkai, dan dinilai dan diklasifikasikan latihan seleksinya.
Setelah Republik Jerman didirikan, pendidik jasmani didorong untuk bereksperimen dengan metode baru yang akan memungkinkan kebebasan anak yang lebih besar dari ekspresi diri. Guru berusaha untuk mendorong semangat kreatif pada anak-anak dan untuk mengizinkan mereka pilihan yang cukup besar dalam memilih kegiatan mereka. Informalitas dan kebebasan adalah ceramah dari program ini. Latihan kaku dilakukan dengan cara yang tepat dengan menghitung memberi tempat untuk gaya, lebih mengalir alami, rhithmical. Banyak perwira pensiunan tentara menghilang dari sekolah.
Ketika Nazi mulai berkuasa, mereka bertekad untuk menggunakan metode yang akan menarik kaum muda untuk proyek-proyek mereka dan pada saat yang sama akan menciptakan disiplin tentara baik. Keparahan Spartan dilakukan sepanjang program pendidikan keseluruhan fisik. Pelajaran biasanya dibagi menjadi tiga bagian: pemanasan-latihan, latihan alat dan kelincahan, dan permainan. Ukuran kelas disimpan cukup kecil. Sejarah medis, pengukuran fisik sistematis, dan catatan prestasi dalam olahraga tertentu disimpan. Indoktrinasi propaganda dan disiplin yang ketat diganti, bebas kreatif, prosedur informal Republik Weimar.

KESIMPULAN

            Tokoh pendidikan jasmani dan olahraga Jerman di abad kedua puluh yang tidak diragukan lagi adalah Carl Diem (1882-1962). Dia diasumsikan memimpin perkembangan gerakan olahraga ketika dia mulai aktif pada Komite Olimpiade Jerman pada tahun 1906. Dia adalah tokoh kunci dalam upaya untuk mencapai perdamaian antara Turner dan penggemar olahraga sebelum Perang Dunia pertama. Diem mengepalai komisi yang mengunjungi Amerika Serikat pada tahun 1913 dan kembali dengan banyak ide untuk meningkatkan program Jerman dan praktek. Dia meresmikan Badge Sport Jerman pada tahun 1913 berdasarkan pada tes kemampuan Swedia, dan 2,3 juta Jerman menerima penghargaan ini yang didambakan selama hidupnya. Para institusi pendidikan guru yang terkenal, Deutsche Hochschule fiir Leibesfibungen, dimulai di Berlin pada tahun 1920, adalah gagasan, dan ia menjabat sebagai wakil presiden sampai sekolah itu diambil alih oleh kaum Sosialis Nasional pada tahun 1933. Diem berperan penting dalam pembukaan kembali Sporthochschule di Cologne pada tahun 1947, yang menyediakan kebutuhan dan pemimpin berkualitas baik untuk periode pembangunan yang sulit. Organisasi ahli dari Olimpiade 1936 di Berlin adalah tanggung jawabnya dan, sebagai bagian dari permainan, ia dikandung Youth Camp yang tiga puluh siswa pendidikan jasmani diundang dari setiap negara peserta. Pengaruh dan kerja yang dibatasi oleh Nazi setelah tahun 1936, sehingga ia mulai penggalian di Olympia di Yunani yang akhirnya selesai pada tahun 1961. Di antara banyak tulisannya adalah pekerjaan, komprehensif Sejarah Dunia Olahraga dan Pendidikan Jasmani (Olahraga dan Weltgeschichte des der Leibeserziehung), diterbitkan pada 1960. Nama Carl Diem harus berdiri di eselon atas pemimpin besar dalam olahraga dan pendidikan jasmani dari semua negara dan untuk semua usia

PERKEMBANGAN OLAHRAGA JAMAN AUSTRIA


Bersamaan dengan perkembangan di negeri Belanda, setelah perang dunia ke-1 (1914 – 1918), masuklah sistem Austria. Sistem Austria diciptakan oleh Dr. Karl Gaulhofer dan Dr. Margarete Streicher, didorong oleh keadaan anak-anak akibat perang yang memerlukan perubahan pendidikan. Sistem Austria berpangkal pada anak “Von Kinde Aus” dengan memperhatikan Aspek paedagogis dalam menyajikan latihan-latihannya. Latihan disusun secara sistematik dengan kategori berjenjang ; normalisasi, pembentukan prestasi dan seni gerak. Setiap latihan harus mempunyai bentuk dan isi. Bentuk ditentukan oleh keadaan tubuh dan kemampuan, sedangkan isi memberikan arti dari latihan yang diberikan. Setiap pelajaran disusun menurut urutan tertentu yang dimulai dengan latihan-latihan pendahuluan sebagai pemanasan fisik dan mental untuk menghadapi latihan yang sesungguhnya setelah pendahuluan. Latihan yang sesungguhnya atau latihan inti disusun berurut sesuai dengan sistematikayg diakhiri dengan latihan-latihan penutup sebagai penenang, agar anak-anak dapat kembali ke dalam kelas dengan tertib.
Ada enam prinsip pokok dari sistem Austria yaitu sebagai berikut : 
  1. Sistem ini diciptakan dan dipelopori oleh Dr. Karl Gaulhofer dan Dr.  Margarete Streicher.
  2. Sistem ini didasari oleh pandangan bahwa dalam pendidikan itu tidak ada dinding pemisahnya, sehingga hanya ada satu pendidikan, yang meliputi manusia sebagai suatu pendidikan. Jadi tidak mungkin ada pendidikan moral, pendidikan intelek dan sebagainya.
  3. Sistem ini tidak berpangkal pada bulan latihan, tetapi sebaiknya berpangkal pada anak yang akan diberikan latihan. Oleh karena itu segi-segi pendidikandan kejiwaan anak memegang peran penting, sehingga pelajaran yang diberikan pada anak itu hanya merupakan alat saja untuk membentuk individu. Latihan fisik itu disatu padukan dengan isi yang berbobot perasaan, intelek, kejiwaan dan sikap lahir yang serasi dengan batin.
  4. Faktor-faktor anatomi, fisiologis, dan kesehatan juga diperhatikan dalam membuat sistem ini, dan dalam membuat jenis-jenis latihannya.
  5. Jenis senam yang dilakukan oleh mereka diberi keterangan “alamiah”, karena semua keserasian tersebut, terdapat pada alam. Oleh karena itu, senamnya diusahakan mendekati alam. Sikap alamiah ini ditentukan oleh tiga komponen, yaitu (a) bentuk, yang dipengaruhi oleh bentuk badan dan keadaan perototan, (b) perbuatan, yang berisi kemampuan berbuat atau berprestasi, (c) isi, yang ditentukan oleh kecerdasan dan keadaan batin.
  6. Susunan jam pelajaran dibagi sebagai berikut : (a) latihan pendahuluan, sebagai pengantar dan pemanasan, (b) latihan inti, yang terdiri atas latihan-latihan togok, keseimbangan, kekuatan, dan ketangkasan, jalan dan lari, serta lempar dan lompat, (c) latihan penenangan, yang merupakan latihan penutup.
Masuknya sistem Austria ke Indonesia tidak lepas dari berubahnya haluan negeri Belanda dalam bidang keolahragaan. Sistem yang timbul setelah perang dunia tahun 1914 – 1918 disebabkan karena dorongan dan keinginan untuk mengadakan pembaharuan pendidikan itu, akhirnya meluas tersebar di Eropa termasuk negeri Belanda. Karena sistem Austria ini sesuai dengan kemajuan jaman, maka sampai berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia, sistem tersebut tetap digunakan di sekolah-sekolah , bahkan guru-guru yang dididik antara tahun 1950 – 1960 masih menerima pelajaran sesuai dengan gagasan Gaulhofer dan Streicher. Selain sekolah senam dan sport militer di Bandung (1922), sebelum perang dunia II di Surabaya juga didirikan suatu lembaga pemerintah untuk mendidik guru-guru olahraga yaitu Gemeentelijk Institut Voor Lichamelijke Opvoeding (GIFLO), dan pada tahun 1941 didirikan pula suatu lembaga untuk mendidik guru-guru pendidikan jasmani Academisch Intitut Voor Lichamelijke Opvoeding (AILO) di Surabaya.

Cabang olahraga yang populer dan digemari oleh masyarakat belum banyak jumlahnya, yang menonjol pada waktu itu adalah sepak bola, bola keranjang, tenis, tinju, dan renang. Pada waktu itu, olahraga digunakan sebagai sarana untuk memelihara semangat nasionalisme bangsa Indonesia. Misalnya untuk menandingi Netherlands Indische Voetbal Unie (NIVU) didirikan Persatuan sepak Bola Indonesia (PSSI) oleh bangsa Indonesia yang hingga kini terus melaksanakan kegiatannya.

Kekuasaan Belanda berakhir dengan datangnya Jepang pada perang dunia ke-2. Jepang mencoba menarik simpati rakyat untuk bersama-sama mendirikan Asia Timur Raya yang bebas dari penjajahan bangsa barat. Rakyat diajak ikut serta mendukung tentara Jepang dalam perangnya melawan Sekutu. Jepang membuka perang terhadap Amerika Serikat dengan mengadakan pengeboman terhadap Pearl Harbour (Hawai) pada tanggal 8 Desember 1941. Setelah pemboman dilakukan, baru Jepang menyatakan perang secara resmi. Hindia Belanda sebagai sekutu Amerika Serikat mengumumkan pula perang terhadap Jepang, lima jam setelah peristiwa tersebut. Jepang bergerak masuk Asia Tenggara dangan taktik gerak cepat, yang sasarannya adalah Vietnam, Muangthai, Malaya, Philipina, dan Hindia Belanda. Kekuatan Amerika Serikat dengan sekutunya Inggris, Belanda, dan Australia dipusatkan di pulau Jawa.

Perkembangan olahraga saat itu di masyarakat kurang intensif karena kondisi sosial ekonomi yang sangat menekan kehidupan rakyat sehari-hari. Bahkan Organisasi induk cabang olahraga yang ada juga pada umumnya hidup tersendat-sendat. Kemudian Jepang berusaha membangkitakan semangat olahraga dengan mendirikan federasi baru dengan nama “Tai Iku Kai” yang diawasi langsung dan kemudian nama ini diganti dengan Gerakan Latihan Olahraga Rakyat (GELORA). Pembinaan wasit maupun pelatih untuk berbagai cabang olahraga ada, tetapi untuk sekolah, guru-guru olahraga dipersiapkan seperlunya. Alat-alat sangat minim dan pada umumnya fasilitas olahraga tidak bertambah, karena segala daya dan dana diarahkan untuk keperluan pertahanan tentara “Dai Nippon” (Jepang).

Melalui pendidikan olahraga di sekolah, para siswa belajar baris berbaris, perang-perangan dengan senapan bersangkur (tiruan) dan latihan fisik lainnya yang berat dan termasuk gotong royong, menggali lubang -lubang perlindungan, membuat lapangan terbang, dan sebagainya. Demikian pula latihan-latihan disiplin baik di sekolah maupun pada berbagai latihan yang diberikan orang Jepang kepada kelompok-kelompok tertentu membentuk pemuda Indonesia menjadi pemuda yang mempunyai daya tahan tinggi dan siap menghadapi berbagai kesukaran. Hal inilah yang menguntungkan dan sangat membantu manakala bangsa Indonesia menghadapi Belanda yang ingin menjajah kembali.