Selasa, 11 Desember 2012

Annual Plan


I.   PENDAHULUAN
Terlaksananya program latihan adalah sebagian kecil dari proses panjang dalam mencapai prestasi optimal. Perencanaan / program latihan yang disusun secara tepat akan membuahkan hasil yang maksimal. Program latihan tersebut mencakup beberapa aspek baik fisik, teknik, mental maupun kognitif. Yang berkembang dan berhubungan antara semua unsur organ tubuh baik sistem fisiologis dan psikologis.
Orientasi penyususnan program latihan tersebut disesuaikan dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental atlet, metode yang digunakan dalam proses latihan tersebut adalah berlatih secara aktif dengan tujuan mengembangkan daya kreatifitas dalam berfikir yang tercermin dalam pola- pola permainan yang dipelajari.
Komunikasi dua arah sangatlah menunjang kelancaran dan peningkatan hasil latihan, diharapkan alokasi waktu yang tesedia dapat meningkatkan prestasi atlet sampai titik optimal.

Il. TUJUAN PROGRAM LATIHAN
A. Tujuan Umum Program Latihan
1.  Sebagai perencanaan tahunan untuk memcapai prestasi optimal.
2.  Untuk pegangan / pedoman dalam usaha mengembangkan bakat atlet baik yang menyangkut kognitif afektif dan psikomotor.
3.  Meningkatkan fungsi organisme dan ketrampilan, serta kwalitas individu sesuai dengan cabang olahraga bulutangkis.
4.  Memberikan sistem yang efektif dan efisien dalam usaha membangun prestasi.
5. Sebagai bahan evaluasi dalam proses latihan untuk memcapai sasaran yang telah ditargetkan.
6.  Sebagai bahan acuan untuk meletakkan dasar pembinaan pada tahun berikutnya.


B. Tujuan Khusus Program Latihan
1.  Untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran atlet.
2.   Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan fisik secara multilateral.
3.  Meningkatkan fisik secara specifik sesuai dengan cabang bulutangkis.
4.  Mencegah cedera yang di akibatkan oleh proses latihan pada atlet.
5.  Meningkatkan kemampuan tehnik permainan bulutangkis yang efektif, efisien dan rasional.
6. Meningkatkan dan mematangkan taktik dan strategi permainan.
7.  Membina mental atlet secara bertahap sampai pada tingkat pematangan.

III. TRY OUT DAN TRY IN.
Even tersebut dilaksanakan bila kebutuhan kejuaraan yang telah di rencanakan belum cukup memberikan pengalaman bertanding untuk  mencapai kematanggan. Atau mengikuti kejuaraan kejuaraan yang bersifat lokal dan disesuaikan dengan kemampuan juga kondisi yang di perlukan.
Try out dan try in sangat penting bagi atlet - atlet yang baru berkembang karna semakin banyak kejuaraan yang diikuti, proses pematangan akan lebih cepat tercapai.

IV. RUANG LINGKUP PROGRAM LATIHAN
Program latihan tersebut mencakup beberapa aspek baik fisik, tehnik, mental juga kognitif yang berkembang dan saling ketergantungan antara semua unsur organ dan sistem tubuh manusia dalam proses Fisiologis dan Psikologis.
Peningkatan kemampuan fisik merupakan prasyarat bagi peningkatan keterampilan teknik dan taktik permainan begitupula sebaliknya. Kemampuan tehnik dan strategi yang sempurna akan meningkatkan efisiensi gerak dan pengunaan tenaga untuk mencapai penampilan yang terbaik.
Dalam ruang lingkup tersebut mencakup beberapa aspek yang harus dikuasai oleh seorang atlet untuk mencapai prestasi optimal; yaitu aspek Fisik, Teknik, Taktik & Strategi, Psichologi dan Kognitif. Adapun penjabaran dari beberapa aspek tersebut ialah sebagai berikut.
A.   Aspek Fisik.
Aspek tersebut banyak berhubungan dengan phisiologi seorang atlet, yang membentuk dan mengembangkan organ tubuh pada tingkat kesehatan dan kebugaran seorang olahragawan, yang bertujuan meningkatkan potensi fungsional atlet dan mengembangkan biomotorik sampai mencapai standar yang tinggi.
Pada aspek fisik, ada beberapa kemampuan dasar biomotorik yang harus dimiliki oleh seorang atlet adalah : Daya tahan (Endurance), Kekuatan     (Strenght), Kecepatan (Speed), Kelentukan ( Fleksibility ), yang dikembangkan pada tingkat Power dan Stamina. Pada cabang bulutangkis ada beberapa kemampuan fisik yang sangat spesifik yang perlu di kuasai adalah Kelincahan (Agility), Keseimbangan (Balance) dan Koordinasi.
Kemampuan-kemampuan tersebut di atas harus dikuasai oleh seorang atlet sampai tingkat yang terbaik, lebih baik kondisi fisik seorang atlet akan lebih cepat tercapai prestasi yang diinginkan.

B.   Aspek Tehnik
Tehnik meliputi semua unsur gerakan dan elemen-elemen yang menyatu dalam gerak yang tepat dan efisien. Untuk mencapai teknik yang sempurna yaitu penampilan yang paling efisien dan rasional, makin sempurna teknik yang dikuasai makin berkurang tenaga yang dipergunakan untuk mencapai hasil  yang terbaik.

C.   Aspek Taktik Strategi
Unsur taktik dan strategi dapat diberikan pada fase peningkatan kualitas teknik dengan pola-pola permainan yang disederhanakan: Kemampunan taktik menyerang dan bertahan merupakan suatu taktik untuk mematikan lawan, strategi menyerang kelemahan lawan serta mengantisipasi serangan lawan untuk mencapai tingkat kematangan bermain.

D. Aspek Mental Dan Kognitif.
Suatu bentuk pembinaan dan bimbingan kepada atlet yang bertujuan membentuk kepribadian dan karakteristik jiwa olahragawan yang mampu berpikir dan berbuat positif, kreatif serta bertangung jawab pada diri sendiri dan orang lain.
Pembinaan dan bimbingan tersebut dilakukan sampai pada tingkat pematangan yang di bagi menjadi beberapa tahap pembinaan.

V.   PENTAHAPAN LATIHAN
Proses latihan tersebut sangatlah komplek, untuk memudahkan proses latihan maka program yang dibuat  menjadi beberapa tahap latihan, adapun tahap latihan tersebut adalah sebagai berikut.

A. Tahap Persiapan Fisik Umum
Pada tahap ini sasaran utamanya adalah membentuk dasar kerja yang mantap dan kondisi fisik secara multilateral. Persiapan ini harus dilakukan dalam waktu yang cukup tersedia, karena pada masa tersebut sebagai landasan kemampuan fisik pada tahap selanjutnya.
Keterampilan teknik tidak perlu dipaksakan, yang terpenting adalah penguasaan teknik dasar yang benar benar mantap dan pengembangan tehnik-teknik baru yang diperlukan.

B.      Tahap Persiapan Fisik Khusus.
Sasaran pada tahap ini adalah meningkatkan kemampuan kapasitas cabang olahraga bulutangkis baik secara fisik maupun peningkatan kualitas teknik pukulan / permainan, tahap ini adalah tahap yang paling sulit, sebab keseimbangan kondisi fisik dan teknik harus selalu dijaga. Hal - hal yang penting dan perlu diperhatikan
1.  Volume latihan harus tetap meningkat sampai pada tahap pertengahan,dan latihan kondisi fisik mulai turun perlahan lahan.
2.   Intensitas latihan meningkat secara progresif volume latihan mulai menurun.
3.   Secara bertahap, penekanan latihan berubah dari latihan fisik umum menuju latihan secara khusus.

C. Tahap Pra Kompetisi.
Tujuan pada masa ini ialah memberikan latihan yang mendekati puncak Performance melalui Try In dan Try Out yang makin meningkat secara bertahap dan progresip. Latihan fisik diatur sedemikian rupa dengan intensitas yang tinggi dan penurunan volume latihan secara bertahap.

Hal - hal yang penting dan perlu diperhatikan :
1.  Volume latihan dikurangi dan intensitan tetap tinggi.
2.  Peningkatan        kondisi fisik dan spesifikasi cabang olahraga bulutangkis sesuai kemampuan individu atlet akan menjamin kelangsungan tahap ini.
3.  Peningkatan ketrampilan dan pengalaman bermain akan di peroleh pada akhir tahap ini dengan evaluasi - evaluasi yang rasional

D. Tahap Pertandingan
Pokok latihan pada tahap ini adalah mencapai penampilan yang optimal pada awal masa tersebut harus dilakukan pemulihan pendek atau pemulihan kondisi fisik, kemudian dilakukan persiapan khusus untuk mencapai puncak prestasi.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar